Semua proyek

Studi kasus utama · Ratu Kelambu

Dari riset pertama hingga toko yang dipercaya ribuan pembeli.

Saya membangun Ratu Kelambu dari nol pada awal 2025. Pekerjaannya menyatukan keputusan komersial, etalase, iklan, operasional, dan pengalaman pelanggan dalam satu bisnis yang terus bergerak.

Marketplace strategyPricing & adsBrand & operations
Tampilan etalase Ratu Kelambu setelah perapihan identitas visualDokumentasi etalase
10.000+penjualan dalam sekitar 9 bulanBerdasarkan catatan operasional Indriani.
4,9/5rating tokoRating yang dilaporkan saat wawancara.
300–350paket pada hari tersibukAngka puncak, bukan rata-rata harian.

Pasar sudah ramai. Saya perlu mencari ruang yang masuk akal.

Pesaing lokal sudah memiliki lebih dari 10 ribu penjualan dan harga yang agresif. Permintaan dari luar Jawa ada, tetapi jarak kirim menambah risiko dan tantangan layanan. Pada saat yang sama, kategori kelambu membutuhkan cara presentasi yang lebih dekat dengan pembeli muda.

Saya memulai dari riset produk, pembeli, toko pesaing, harga, dan biaya. Pertanyaannya bukan hanya “bagaimana menjual lebih banyak”, melainkan nilai apa yang bisa dibuat jelas dan bagaimana toko bisa menjalankannya secara konsisten.

Mengambil keputusan sekaligus mengerjakannya.

Saya menangani riset, pembukaan toko, listing, penentuan harga, kampanye, pemantauan iklan Shopee, layanan pelanggan, stok, dan evaluasi. Pengepakan menjadi bagian utama yang dibantu staf ketika volume membesar.

Memperbaiki sistem, bukan sekadar menambah iklan.

  • Menyusun foto, watermark, dan identitas visual agar produk lebih mudah dikenali dan materi tidak mudah disalin mentah-mentah.
  • Menilai iklan bersama harga, voucher, pencarian, dan kondisi toko; ROAS atau klik tidak saya baca sendirian.
  • Menyesuaikan kemasan dan komunikasi jaminan untuk pembeli jarak jauh, dengan syarat yang dijelaskan saat pembelian.
  • Mendukung program affiliate, reseller, dan konsep website sebagai rumah digital merek.

Salah diskon mengubah cara saya memantau risiko.

Pada sebuah kampanye tanggal kembar, diskon yang direncanakan sekitar 5% sempat terpasang 45%. Sekitar 60 pesanan masuk dalam kondisi yang tidak sehat secara komersial. Saya menghitung dampaknya, menelusuri sumber kesalahan, menghentikan iklan dan diskon, mengoreksi harga, lalu menangani pesanan terdampak meski ada konsekuensi dari platform.

Pelajaran terbesarnya: pemantauan yang baik harus cukup cepat untuk melihat anomali, cukup teliti untuk menemukan penyebab, dan cukup berani untuk mengambil keputusan sulit.

Perubahan yang tampak pada etalase.

Cuplikan marketplace berikut memperlihatkan bagaimana presentasi visual produk dan etalase diarahkan ulang.

Contoh tampilan Ratu Kelambu sebelum pembaruan visual
Sebelum — tampilan produk dan etalase terdahulu.
Contoh tampilan Ratu Kelambu setelah pembaruan visual
Sesudah — warna, foto, dan pesan produk lebih terarah.

Angka penjualan berasal dari catatan operasional yang dikelola Indriani.

Kepemilikan end-to-end harus disertai evaluasi.

“Saya tidak ingin hanya menjalankan promosi. Saya ingin mengerti apa yang sedang terjadi, lalu memilih perubahan yang tepat.”
Proyek berikutnyaMama Piksy Petshop